Rabu, 08 November 2017

CERITA DIBALIK MIMPI



Cerita Dibalik Mimpi



Kehidupan adalah suatu rahasia terbesar alam yang tidak dapat ditebak.  Hanya kuasa dari Sang Penciptalah yang menentukan takdir dari suatu makhluknya. Cinta, kasih sayang, dan persahabatan menjadi benang yang merajut perjalanan hidup seseorang apakah menjadi indah atau tidak, tergantung kita sebagai manusia yang menjalaninya.
Demikianlah makna yang coba diangkat oleh kami ke dalam film Pendek yang menceritakan seorang mahasiswa cerdas.










Cerita Dibalik Mimpi
Oleh : Galih Mandala



Sinopsis

Bercerita tentang pesan yang terngiang dari ibu nya. Kemudian di ilustrasikan dengan 2 mahasiswa yang saling bertolak belakang dalam kepribadian nya masing - masing yaitu bernama Galih berwatak baik, rajin, semangat, jujur dan satu lagi bernama Ravy berwatak bodoh, pemalas, nakal. Keduanya adalah mahasiswa tingkat akhir yang bersama sama berkuliah di kampus yang sama (Telkom University).
Galih memiliki kepribadian sangat baik, murah senyum, dan tidak   sombong. Bahkan menurut pengakuan teman-temannya, Galih selalu datang membantu di saat teman-temannya sedang kesusahan mulai dari mengerjakan soal pekerjaan rumah dari kuliah sampai ke permasalahan lainnya.
Galih, Ravy, Barqil, Putri, Irma, Nurul, Yasmin adalah sahabat sekelasnya Galih yang mulai berteman sejak masuk kampus.
Kepribadiannya yang netral mudah bergaul dengan siapa saja tanpa membedakan status sosial ekonomi membuat Galih banyak disukai dan disayangi oleh teman-teman dan dosennya. Galih juga merupakan mahasiswa berprestasi dikampusnya.
Menurut Galih, semua yang ia jalani selama ini, kuncinya adalah perencanaan, konsisten, fokus dan yakin pada Allah. Jika mengenang kisah saat kuliah hingga hari ini, Galih sering terdiam sejenak. Seperti orang yang menahan haru. Sambil mengambil nafas, ia mengenang betapa dahulu hidupnya begitu susah.          
Hingga subuh ia memanfaatkan waktu tersebut mengerjakan usahanya. Usai subuh jika ada waktu kuliah maka ia lanjut masuk kelas. Kurang tidur, mengantuk, kerja keras dan membiasakan diri disiplin dengan program kehidupan yang ia siapkan bagi dirinya adalah proses yang terus dikenangnya.
“Kalau kita bicara kebutuhan ekonomi pasti tidak akan pernah ideal, manusia tidak akan pernah ada puasnya,”


Galih berharap, setiap manusia tidak sombong dengan posisi karirnya. Tidak juga rendah diri karena tidak memiliki kesempatan kuliah. Ini karena, berulang kali ia menjelaskan kemuliaan kita ditentukan Allah begitupun dengan rejeki kita.
“Kuliah bisa dimana saja apalagi ini zaman internet, tapi sekarang yang dibutuhkan dunia pekerjaan bukan ijazah tapi skill (keahlian), portfolio bukan ijazah,” jelasnya.
Oleh karena itu tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Galih selalu bekerja keras, berusaha, dan berdoa yang pada akhirnya Lulus dengan nilai yang memuaskan dan membanggakan kedua orang tuanya.
”Perubahan tidak akan pernah terjadi jika kita terus menunggu.
Kita adalah perubahan itu sendiri.”

Cerita Dibalik Mimpi
_____________________________________________________

Sekian
KLIK DISINI UNTUK MELIHAT FILMNYA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar